Kapolda: Tindak, Perbuatan Anarkis Yang Ganggu Investasi
KEPALA Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Brigjen Pol Drs. Carlo Brix Tewu meminta agar jajaran kepolisian menindak tegas setiap cara anarkis yang mengganggu investasi di daerah ini.
Pernyataan tegas Kapolda, disampaikan saat meninjau stand PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) pada Pameran Teknologi Kepolisian di Kawasan Mega Mas, yang berlangsung Sabtu dan Minggu (26/06) pekan lalu.
“Jika ada yang menyampaikan pendapat, namun disertai anarkisme, segera laporkan, agar aparat kepolisian segera ambil tindakan,” tegas Kapolda.
Lanjut menurut Kapolda, sekalipun demikian, dirinya yakin pihak PT MSM dan PT TTN, akan mampu berdampingan dengan warga sekitar tambang.
Ini diyakininya, karena berbagai program kemasyarakatan yang sedang dan akan dilakukan PT MSM dan PT TTN.
Kepada koordinator stand, Donna Keles, Kapolda juga menanyakan tentang proses dan perkembangan terkait rekruitmen tenaga kerja.
“Persoalan tenaga kerja, salah satu isu yang mudah-mudahan dapat diantisipasi perusahaan,” imbau putera Tondano, Minahasa ini.
Pelaksanaan Pameran Teknologi Kepolisian sendiri yang dihelat hanya dua hari ini, menyedot perhatian ribuan pengunjung.
Dibuka Kapolda pada Sabtu (25/06), menampilkan suguhan berbagai atraksi, seperti, demonstrasi personil Satuan Polisi Air dengan berbagai perlengkapan, parade motor gede, free style, kesenian, hiburan artis ibukota, Dewi Persik dan sejumlah acara menarik lainya. (redaksikabar@tokatindung.com/HiRm)


