MSM/TTN Berpartisipasi pada Pameran Pembangunan di Kayuwatu
PERINGATAN hari ulang tahun ke-47 Provinsi Sulawesi Utara, dimeriahkan dengan sejumlah kegiatan. Salah satunya adalah pelaksanaan Pameran Pembangunan di Kayuwatu, Kecamatan Mapanget, berlangsung sejak tanggal 24 September hingga 1 Oktober 2011.
PT Meares Soputan Mining (MSM)/PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), ikut ambil bagian dalam Pameran Pembangunan ini, dengan mengisi stand bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Utara. “Setiap tahun kami selalu ikut berpartisipasi pada pameran pembangunan, baik di HUT Provinsi, Minut dan Bitung,” terang Hery Rumondor, Superintendent Public Relation PT MSM/PT TTN, sambil menjelaskan bahwa melalui partisipasi pada pameran pembangunan ini, perusahan sekaligus memberi informasi yang ingin diketahui oleh masyarakat luas tentang keberadaan dan tahapan kegiatan PT MSM/PT TTN.
Pembukaan pameran berlangsung meriah pada Sabtu, 25 malam, dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara, SH Sarundajang, dihadiri oleh para Bupati dan Walikota se-Sulut serta kepala Satuan Kerja Pelaksana Daerah (SKPD) dan staf.
Ketua Panitia, Ir Alex Wowor mengatakan bahwa melalui pameran seperti ini, setiap wilayah kota/kabupaten memamerkan capaian keberhasilannya dan memromosikan potensi pariwisata serta keunggulan dan hasil produksi daerahnya. Ratusan stand hadir dengan bermacam variasi serta atraksi. UMKM mengisi lebih dari seratus stand, kabupaten/kota 15 stand, SKPD Provinsi 35 stand serta puluhan stand BUMN dan swasta lainnya. redaksikabar@tokatindung.com/DK
Tim Kerja Terpadu PT MSM/PT TTN – Pemkab Minut Lakukan Pertemuan dengan Masyarakat
“MASYARAKAT jangan mudah terprovokasi,” ucap Camat Likupang Timur, Tommy Dolongseda dalam pertemuan bersama antara Tim Kerja Terpadu PT Meres Soputan mining (MSM)/PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dengan masyarakat Desa Rinondoran, Kecamatan likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, yang dilakukan selama dua hari berturut-turut di SD Restlemen dan di Rumah Panggung Desa Rinondoran. Dijelaskannya bahwa, ia perlu mengingatkan warganya, karena sering ada pihak-pihak tertentu yang mungkin belum memiliki informasi cukup, mengeluarkan pendapat yang bisa memengaruhi masyarakat umum.
Tim Kerja Terpadu makin intensif melakukan pertemuan, tak terbatas pada anggota tim, tapi juga dengan masyarakat, agar bisa lebih memahami apa yang menjadi kebutuhan dan aspirasi masyarakat, sekaligus memberi informasi kepada masyarakat tahapan kegiatan perusahaan, demikian dijelaskan Victor Malonda sebagai Wakil Ketua Tim Kerja Terpadu.
Wakil Bupati Minahasa Utara, Yulisa Baramuli yang juga hadir, dalam arahannya mengatakan, perlu bangun komunikasi yang intensif antara perusahaan dan masyarakat. “Kami pemerintah akan terus memfasilitasi melalui tim yang sudah dibentuk sehingga kegiatan MSM dan usulan masyarakat bisa nyambung dan menghindari dampak negatif di masa datang,” kata Baramuli. redaksikabar@tokatindung.com/DK


