PT MSM-PT TTN dan Pemkab Minut Bentuk Tim Kerjasama Terpadu
Manado, RELEASE (18/05): ATAS itikad baik bersama, PT Meares Soputan Mining (MSM)/PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, sepakat membentuk Tim Kerjasama Terpadu, dituangkan dalam Master of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT MSM/PT TTN, Bapak Eddy Porwanto dan Wakil Bupati Minahasa Utara, Ibu Yulisa Baramuli SH, 3 Mei 2011 lalu, dan ditindaklanjuti dalam rapat bersama Jumat 13 Mei 2011.
Tim Kerjasama Terpadu ini, merupakan media atau sarana untuk menampung, mengolah dan mencarikan solusi terhadap berbagai masalah sosial kemasyarakatan dan aspirasi warga di wilayah seputar tambang.
Sebagai penanggungjawab, Wakil Bupati Minahasa Utara, Yulisa baramuli SH dan Direktur External Relation PT MSM/PT TTN, Terkelin Purba.
Memaksimalkan kerja tim ini, pada jajaran ketua, wakil ketua dan anggota tim, terlibat sejumlah pejabat Pemkab Minut seperti, Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Marthino Dengah, Kepala Badan Lingkungan Hidup, Theodorus Lumingkewas, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi, Ir. Hamdani Said, Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Satpol PP, serta Camat Likupang Timur, Tommy Dolongseda, juga beberapa staff dari PT MSM dan TTN antara lain, Superintendent Public Relation PT MSM/PT TTN, Hery Rumondor.
“Banyak aspirasi masyarakat yang perlu didengar. Begitupun sebaliknya, pihak perusahaan tentu memiliki keterbatasan untuk mengakomodir beragam keinginan warga. Nah, melalui Tim Kerjasama Terpadu ini, kita olah semuanya, kita carikan solusi, agar tidak ada pihak yang terugikan,” terang Baramuli.
Tim Kerjasama Terpadu ini juga merupakan forum komunikasi antara masyarakat dan perusahaan. Termasuk penyerapan tenaga kerja dan program-program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. “Dengan adanya wadah ini, diharapkan tidak ada lagi kemacetan dalam arus komunikasi antara perusahaan dan masyarakat seputar tambang,” kata Porwanto.(donna.keles@tokatindung.cm)
Menteri ESDM Tinjau Uji Coba Pabrik MSM

Menteri ESDM, Dr. Darwin Zahedy Saleh, menandatangani prasasti kunjungan kerja dalam rangka uji coba pabrik PT MSM, disaksikan Sekprov Sulut, Ir. Rahmat Mokodongan, Bupati Minahasa Utara, Drs. Sompie Singal, Managing Director Rajawali Corpora, Darjoto, Presiden Komisaris PT MSM/TTN, Steven Sulistyo, Presiden Direktur PT MSM/TTN, Eddy Porwanto, dan Direktur PT MSM/TTN, Terkelin Purba.
Manado, REALESE (17/05): MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Dr.Darwin Zahedy Saleh, melakukan kunjungan kerja ke areal pertambangan emas di Toka Tindung, yang dikelola PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN), Selasa (10/05) pekan lalu, lengkap dengan menyertakan sejumlah Dirjen dan staff ahli, termasuk isterinya, Hj. Destiana Zahedy Salem.
Menggunakan dua helikopter PK-VVC Susiair dan PK-FUG, Darwin Zahedy Saleh, didampingi Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba), Thamrin Sihite, Direktur Jenderal Teknik Lingkungan Minerba, Syawaludin Lubis, serta Kardaya Warnika, staff ahli Menteri Bidang Investasi dan Produksi.
“Kita telah banyak mendapatkan kontribusi positif dari daerah ini. Bukan saja berasal dari kekayaan sumber daya alamnya, namun partisipasi yang diberikan oleh sumber daya manusia Sulawesi Utara,” ujar Darwin, mengawali sambutan tanpa teks-nya.
Dicontohkan menteri, peran nyata manusia Sulawesi Utara antara lain melalui pemikiran-pemikiran DR. Sam Ratulangie. Menurutnya, Ratulangi adalah seorang tokoh visioner yang jauh hari sudah berbicara tentang peran penting Indonesia di kawasan Asia Pacifik.
Menurut Menteri ESDM, investasi sektor pertambangan yang dilakukan PT MSM dan PT TTN di Sulawesi Utara, adalah bagian dari peran swasta yang memberikan pemasukan sangat signifikan bagi Negara.
“Terus terang, sembilan puluh empat persen pendapatan negara, berasal dari sektor swasta. Karena itu, PT MSM dan PT TTN, jangan sungkan-sungkan untuk berkoordinasi, karena fungsi kami adalah fasilitator, sehingga target pencapaian yang diinginkan, dapat dimaksimalkan,” urainya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT MSM dan PT TTN, Eddy Porwanto, memaparkan, bahwa kegiatan PT MSM dan PT TTN saat ini, berada dalam tahapan Kominsioning.
“Tahapan kominsioning, adalah uji coba pabrik, yang sudah dilakukan sejak 1 April yang lalu. Hal ini dilakukan, sebelum PT MSM dan PT TTN, memasuki tahapan produksi secara komersial,” ungkap Porwanto, yang dilanjutkan dengan pemaparan proyek oleh Direktur PT MSM dan PT TTN, Terkelin Purba, tentang wilayah Kontrak Karya dan tahapan tahapan teknis yang dilakukan PT MSM dan PT TTN, antaranya telah disetujuinya dokumen Amdal PT MSM/TTN oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup, serta diperolehnya sertifikasi Bendungan Tailing PT MSM dari Meneteri Pekerjaan Umum, setelah mendapatkan rekomendasi dari Komisis Keamanan Bendungan.
Sebelum meninggalkan area Toka Tindung, Menteri Darwin Zahedy Saleh dan rombongan memantau pabrik pengolahan yang sementara melakukan uji coba, dari heliped, dipandu Manager Project PT MSM dan PT TTN, Dean Pontin.
Hadir dalam kunjungan kerja Menteri ESDM, Sekretaris Povinsi Sulut, Ir, Rahmat Mokodongan, Bupati Minahasa Utara, Drs. Sompie Singal, Kadis ESDM Provinsi Sulut, Ir, FB Tamon, Managing Director Rajawali Corpora, Darjoto, Presiden Komisaris PT MSM dan PT TTN, Steven Sulistyo, dan Chief Operating Officer, Dave Morrison. [hery.rumondor@tokatindung.com]


